Mempelajari Fotografi Produk Untuk Berjualan Online

Mempelajari Fotografi Produk Untuk Berjualan Online

Saat memulai usaha kecil atau UKM, masih bingung di satu sistem yang sangat urgent adalah Mempelajari Fotografi Produk tidak menarik. Kalau foto product yang dimiliki tidak estetik dan shareable, mungkin diminati banyak orang dengan sekala kecil. Meski product yang dijual berkualitas sekalipun, daya tariknya tidak akan terlihat.

Bisnis kecil atau UKM yang semakin merambah dunia online mesti mempunyai foto product yang sempurna. Foto yang sempurna sanggup dipakai dimanapun baik itu marketplace, toko online sendiri, sampai dibagikan ke sarana sosial di didalam bentuk konten promosi.

Sayangnya, mempunyai foto product yang terlampau baik memerlukan modal yang sangat besar. Padahal Anda baru memulai usaha dan modal untuk itu tidak ada. Nah, solusi dari masalah itu adalah Mempelajari Fotografi Poduk yang dilakukan dengan ponsel pintar. Simak lebih dari satu tips di bawah ini.

Mempelajari Fotografi Produk Yang Benar Untuk Meningkatkan Kualitas Produk

Menyiapkan Latar Belakang Putih

Hal pertama yang harus ditunaikan terkecuali berharap memicu foto product adalah buat persiapan latar belakang putih. Anda tidak harus gunakan kain yang mahal atau tembok. Cukup gunakan kertas HVS putih atau sejenis yang panjang. Buat latar belakang melengkung, jangan menekuk dan memicu sudut.

Kerta putih mampu ditempelkan di lantai seterusnya disambungkan ke tembok atau kotak. Warna putih bakal memicu product yang difoto muncul lebih menyadari dan menarik. Selain itu, terkecuali gambar bakal dimodifikasi dengan aplikasi seperti Photoshop, proses crop bakal berlangsung lebih mudah.

Menggunakan Cahaya Alami

Selama ini, banyak pemilik usaha gunakan lampu tambahan untuk beri tambahan dampak cahaya putih. Mereka pada pada akhirnya membeli lampu tambahan agar kelihatan lebih cerah. Sayangnya, dengan modal pas-pasan, cara ini bakal menambah operasional.

Lebih disarankan gunakan cahaya alami yang berasal dari cahaya matahari. Efek putih dari cahaya matahari akan muncul dengan baik. Itulah kenapa, melakukan sesi pemotretan product pada siang hari. Lakukan di dekat jendela dengan posisi menyamping. Jangan di depan segera di mana cahaya matahari masuk.

Kalau cuaca sedang mendung atau tidak banyak cahaya matahari, Anda mampu menutup faktor samping yang berasal dari background. Dengan begitu, cahaya selalu mampu dipantulkan dan tidak ada perbedaan warna putih dari cahaya matahari dan warna agak gelap dari ruangan.

Memaksimalkan Fungsi Kamera Ponsel

Setiap kamera ponsel mempunyai fungsi yang beragam. Apalagi kini datang kamera dengan empat buah lensa yang canggih. Anda harus menyadari fungsi-fungsi basic yang berasal dari kamera ponsel yang dipakai. Dengan begitu, hasil dari foto mampu dimaksimalkan dan hasilnya sama dengan kamera profesional.

Untuk pertama kali melakukan pemotretan produk, Anda mampu gunakan setting otomatis dahulu. Meski demikian, mainkan fokus di layar agar mengarah ke produk. Lakukan hal ini lebih dari satu kali hingga meraih formula yang sempurna.

Setelah proses ini berlangsung dengan baik, cobalah pelajari setting manual. Anda mampu sesuaikan sendiri focus lainnya. Saturasi dan dampak lain terhitung mampu digunakan. Setelah jadi biasa dengan kamera yang dipakai, Anda akan menyadari apa yang boleh dan tidak boleh anda dilakukan.

Mengambil Foto berasal berasal dari Berbagai Sudut Pandang

Ambil foto dari berbagai sudut pandang yang ada. Umumnya, foto product yang banyak dipakai di marketplace hanya gunakan faktor depan saja. Padahal faktor samping kiri, kanan, dan belakang terhitung diperlukan. Apalagi produknya sesungguhnya cukup estetik dari berbagai faktor penampilan.

Lakukan pengambilan foto dari depan, setelah itu untuk samping dan belakang, Anda tidak harus berpindah posisi. Cukup putar saja produknya dan menempatkan di daerah yang sama. Anda mampu menandai di anggota background seperti titik atau silang agar product tidak benar-benar banyak bergeser.

Proses pengambilan gambar dari berbagai sudut pandang barangkali tidak mampu ditunaikan dengan berjalan. Begitu semua faktor telah tertangkap kamera, Anda mampu mengeceknya kembali. Jika ada yang kurang, mampu diulangi ulang hingga posisi product sempurna, hasil jernih, dan kualitasnya baik.   

Jangan Melakukan Zoom

Aturan perlu sementara memanfaatkan kamera untuk fotografi produk adalah, jangan sesekali melakukan zoom. Meski terlihat tidak ada perubahan, hasil yang didapatkan sanggup mengalami penurunan resolusi.

Baca Juga : Rahasia Strategi Membangun Brand Awareness Dengan Mudah

Tidak melakukan zoom pada produk kadang sedikit menambahkan kesusahan sementara memotret. Apalagi latar belakang putih ditempatkan di lantai. Solusi supaya Anda tidak sampai jongkok atau dlosoran di lantai adalah memanfaatkan meja. Letakkan background dan produk di meja supaya Anda sanggup duduk sementara ambil gambar.

Buat Ponsel Lebih Stabil

Ponsel mempunyai mutu kamera yang berbeda-beda. Ada yang sanggup membidik gambar dengan cepat dan menyimpannya. Namun, ada terhitung yang delay pada sistem menekan shutter sampai sistem penyimpanan gambar. Kalau Anda hanya memanfaatkan tangan dan tidak stabil, gambar sanggup saja tidak fokus.

Menghindari gambar yang dihasilkan akan punyai nice yang buruk, pastikan tangan Anda stabil sementara melakukannya. Bila selamanya goyang dan hasilnya buruk, Anda sanggup memanfaatkan alat bantu seperti dock atau tripod supaya pengambilan gambar stabil dari awal sampai akhir.

Mengolah Foto Sebelum Dirilis

Sebagus-bagusnya kamera yang dipakai untuk melihat semua gambar, ada baiknya untuk tidak merilis foto yang masih raw atau mentah. Ada baiknya diolah terlebih dahulu untuk menambahkan pengaruh tertentu, menghalau “cacat”, dan perihal lain supaya nilai estetikanya meningkat.

Anda sanggup memanfaatkan aplikasi ponsel untuk mengedit foto atau Mengenakan aplikasi PC. Semua terkait keperluan dan terhitung jenis promosi yang akan dilakukan. Anda terhitung sanggup mengatur ukuran dari foto supaya lebih tepat marketplace atau fasilitas sosial yang akan digunakan untuk promosi.

Foto asli sanggup digunakan sebagai aset yang sanggup disita untuk dipakai memicu konten promosi. Jadi, pastikan untuk tidak merusakan foto asli supaya sanggup digunakan berkali-kali.

Memberikan Watermark

Melakukan fotografi produk tidak mudah, apalagi dijalankan secara mandiri dan Mengenakan ponsel. Saat merilisnya ke publik, jangan lupa untuk menambahkan watermark pada fotonya, ya. Mengapa? Karena foto yang bagus sanggup gampang dipakai oleh orang lain yang asal comot dan dimanfaatkan untuk menjual produk mereka.

Kalau Anda tidak tulus melakukan perihal ini, ada baiknya untuk menambahkan watermark pada foto yang tengah digunakan. Lokasi dari watermark tidak boleh di bagian tepi karena sanggup dipotong. Beri sinyal di tengah produk. Pakai watermark yang tidak menyebabkan kerusakan gambar asli, namun masih terlihat dengan jelas. 

Kesimpulan

Fotografi produk sesungguhnya gampang jika dilakukan secara terus menerus dan Anda sudah mulai paham dengan polanya. Untuk hasil-hasil awal kemungkinan tidak akan sempurna. Namun, sudah bisa dipakai untuk membuat gambaran produk dan konten promosi lainnya.

Seiring dengan majunya usaha, Anda direkomendasi untuk lakukan upgrade terhadap kamera ponsel. Beli ponsel yang bisa dipakai untuk foto produk dan termasuk admin layanan sosial dan penjualan. Dengan begitu, bermacam style aset yang dimiliki bisa bermanfaat dan bisa dimaksimalkan. 

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *