Cara Membuat Storyboard Yang Benar
Cara Membuat Storyboard Yang Benar/pixsabay.com

Cara Membuat Storyboard Yang Benar

Setiap anda membuat film pasti akan membutuhkan Storyboard. di sini akan kami jelaskan Cara Membuat Storyboard. yaitu sebuat sketsa gambar yang berurutan sesuai dengan naskah erita film tersebut.

Storyboard selalu digunakan untuk membuat naskah cerita menjadi lebih hidup. Dan cerita tersebut dapat di sajikan kepada penonton dengan membawakan pesan dari si pembuat film tersebut.

Berikut ini kami akan membahas  Cara Membuat Storyboard dalam membuat film. Mari simak :

Cara Membuat Storyboard Yang Benar

  • memilih media yang tepat untuk dibuat templet Storyboard

anda bisa menggunakan papan yang berwarna putih yang dibagi-bagi perkolom untuk menggambar setiap adegan, namun yang digunakan haruslah yang lumayan besar.

Jika anda ingin menggunakan software, anda dapat menggunakan Adobe Illustrator, Storyboardthat.com, Microsoft, Powerpoint, Amazon’ Storyteller, atau Indesign untuk membuat sebuah Templet Storyboard dalam bentuk vertical maupun horizontal.

  • Membuat Timeline

Seperti halnya dalam buku komik, storyboard yang anda buat juga harus memuat kronologi cerita secara Berurut dan tentunya harus logis. Setiap adegan juga harus dapat menggambarkan dengan jelas tentang waktu dan tempat terjadinya, serta suasana yang ada.

  • Tentukan jalan cerita film

Tiap-tiap adegan dalam storyboard juga sepatutnya kapabel membeberkan cerita secara keseluruhan. Ingatlah bahwa inti storyboard merupakan untuk memberikan kejelasan visual dan untuk membikin tiap-tiap penonton mempunyai pemahaman yang sama. Sekiranya film yang anda buat berdurasi pendek, karenanya perhitungkanlah berapa banyak adegan yang telah sepatutnya kapabel melukiskan jalan cerita secara keseluruhan.

  • Isi deskripsi pada kolom Storyboard

Supaya tiap adegan pada storyboard anda bisa menandakan cerita yang ada pada tiap adegan, tulislah deskripsi komponen – komponen terutamanya dari tiap adegan yang ada. Hal – hal hal yang demikian dapat berupa latar belakang, suasana, waktu, daerah, atau komplementer lainnya yang nantinya ada dikala pelaksanaan pengambilan gambar.

  • Buat desain sketsa pada gambar

Mulailah membuat adegan dengan menggambar pada storyboard anda. Sebab namanya merupakan sketsa, sehingga anda tak sepatutnya memecahkan tiap gambar dengan total. Observasi juga komposisi, sudut pengambilan gambar oleh kamera, ragam pengambilan film / shot, properti, artis pria, dan juga efek khusus yang ada dalam tiap adegan film pendek anda.

  • Tambahkan informasi dan deskripsi yang penting

Informasi penting ini bisa berupa dialog yang terjadi pada tiap adegan, dan juga berapa lama waktu pengambilan gambar hal yang demikian. Anda juga dapat memberikan nomor pada tiap kolom yang ada supaya gampang diwujudkan rujukan saat storyboard itu dibicarakan dengan orang lain.

  • Berikan sentuhan akhir dalam storyboard anda

Pada tahap akhir, berikan sentuhan akhir berupa pengembangan storyboard, pewarnaan, atau juga berdaya upaya dalam tiga skor perspektif. Dikala pengerjaan pengambilan gambar, berdirilah sedikit jauh dari kamera, dan kemudian berdirilah lebih dekat. Gambar yang lebih jauh dari kamera mesti nampak lebih kecil dengan kaki yang lebih tinggi, dan gambar yang lebih dekat dengan kamera mesti nampak lebih besar dengan kaki yang lebih rendah.

Kesimpulan

Itulah bagaimana cara membuat Storyboard yang benar. Bagi anda yang tidak mengetahuinya cara membuatnya, silahkan baca konten ini semoga bermanfaat, Terima Kasih.

Rudyansah
"A lot of people say I am a crazy person, until finally they can see my success because of the results of my madness."

Form Balasan Cepat

Silahkan isi data dibawah ini, setelah form terisi, maka akan otomatis terinput di whatsapp agar mendapat jawaban dengan cepat dari team kami.

Terima Kasih, Anda akan langsung terintegrasi menuju whatsapp agar mendapat balasan dengan cepat :)
Jasa Multimedia